Cara Merawat Komponen Penting Tapi Sering Diabaikan: Rem Tromol Sepeda Motor

, JAKARTA – Rem merupakan komponen penting pada sepeda motor yang mengurangi dan menghentikan kecepatan saat berkendara.

Ada dua jenis sistem rem sepeda motor yang disesuaikan dengan struktur dan penggunaannya. Mereka adalah rem hidrolik (rem cakram) dan rem mekanis (rem tromol).

“Misalnya mengingat pentingnya rem pada sepeda motor terhadap rem tromol yang digunakan, konsumen harus memperhatikan perawatannya. Rem dalam kondisi baik,” kata Muslian, manajer purna jual Yamaha Main. Dealer PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan dan Bengkulu) Roller yang baik dan terawat tentunya sangat bermanfaat bagi pengendara sepeda motor untuk berkendara dengan aman dan beraktivitas.

Berikut adalah beberapa tips mudah untuk merawat rem tromol sepeda motor Anda.

1. Bersihkan silinder rem

Hal pertama yang harus dilakukan dalam perawatan rem tromol tentu saja memahami cara membersihkannya. Implementasinya sendiri agak rumit.

Kami menyarankan Anda meminta mekanik untuk membantu Anda membersihkan rem tromol. Karena harus membuka hub dan beberapa baut yang disambungkan ke penutup silinder.

Kemudian saat roda dibuka, terlihat kampas rem dan tromol yang tebal dan lengket.

Cukup dibersihkan dengan sikat dan air sabun sampai kotoran yang menempel hilang.

Jika perlu, bersihkan juga kampas rem dengan sikat kawat/amplas kasar. Ini dirancang untuk memungkinkan bantalan rem menempel lebih andal ke tromol saat permukaannya kasar.

2. Periksa sistem rem tromol

Hal selanjutnya yang harus selalu diperiksa adalah handle rem, kabel dan mekanisme kerja tuas rem. Jika kondisi kopling rem untuk bergerak bebas terlalu jauh atau melebihi spesifikasi saat pengereman, segera setel dengan memutar mur tuas rem pada tromol.

3. Periksa kinerja bantalan roda secara teratur.

Cara Merawat Rem Tromol Agar kokoh dan tidak licin, kondisi bantalan roda juga perlu diperhatikan. Jika bantalan roda tidak cocok, kampas rem tromol akan menjadi tidak rata.

Selalu luangkan waktu untuk memeriksa bantalan roda Anda secara teratur atau, jika perlu, lumasi bantalan roda saat membongkar roda belakang agar roda berjalan dengan lancar.

4. Segera cuci dan bilas jika terkena hujan.

Pada musim hujan, air hujan bercampur tanah, pasir dan debu juga masuk ke celah poros.

Ini mempengaruhi kualitas pengereman. Jika dibiarkan dalam kondisi ini, rem akan rusak, grip rem akan berkurang, atau rem akan mengeluarkan bunyi berderit saat rem diinjak.

Oleh karena itu, jika Anda membawa sepeda motor ke dalam hujan, Anda harus segera mencuci rem dengan air bersih agar debu yang terbawa hujan hilang dari area tromol.

Dengan demikian, kondisi rem tromol lebih terjaga. Anda harus melakukan ini setiap kali sepeda motor Anda melewati jalan hujan/berlumpur.

Penting juga untuk dipahami bahwa membersihkan dan memeriksa sistem rem mekanis adalah untuk mencegah rem tromol diterapkan, rem tidak lepas saat gagang rem diturunkan, atau roda tidak berputar saat gagang rem diturunkan.

5. Selalu periksa kampas rem

Selanjutnya, periksa ketebalan kampas rem dengan melihat indikator keausan rem ” (segitiga) pada batang rem tutup silinder.

Jika ketebalan kampas rem sudah melebihi ketentuan atau mulai menipis, kampas rem harus diganti. Bantalan rem juga harus digunakan dalam set lengkap saat mengganti.

Oleh karena itu, disarankan agar kampas rem diganti selama servis oleh bengkel resmi sehingga mekanik dapat menanganinya sendiri.

(Koresponden Tribunnews, Mikael Davitt Adi Prasetyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.