Rusia Menghabiskan 30 Miliar Rubel, Meningkatkan Produksi Suku Cadang Mobil Domestik

, MOSKOW – Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov mengumumkan tambahan investasi puluhan miliar rubel untuk memperkuat industri otomotif melalui produksi suku cadang mobil dalam negeri. Dengan dana senilai 30 miliar rubel atau sekitar 26 juta dolar, pemerintah Moskow nantinya akan menambah dana ini untuk pengembangan industri Rusia, dan pada awal tahun ini telah mengumpulkan sumbangan sebesar 71 miliar rubel. Borisov mengatakan pada hari Senin (13 Juni 2022) bahwa “tahun ini dana tersebut akan mentransfer 30 miliar rubel ke pengembang suku cadang mobil”.

Uang ini akan digunakan untuk mengembangkan industri dalam negeri, dan uang ini akan digunakan untuk memproduksi suku cadang mobil. Dengan cara ini, pembuat mobil Rusia seperti pembuat mobil AvtoVAZ dapat kembali mempercepat produksi mobil model Lada. Mengingat peningkatan permintaan mobil AvtoVAZ yang cukup signifikan belakangan ini, khususnya model Lada di Moskow, bahkan tingginya permintaan masyarakat terhadap mobil jenis ini berhasil mengubah posisi merek mobil impor lainnya. Selain itu, investasi di suku cadang mobil domestik dengan jelas menunjukkan perkembangan teknologi Rusia dan kemandirian industri elektronik. Namun, Moskow saat ini berada di bawah berbagai sanksi dari Barat atas invasinya ke Ukraina. Penjualan mobil di Rusia melambat menjadi penurunan 50% setelah sanksi keras diberlakukan di Moskow.

Kementerian Perindustrian Rusia memperkirakan kemerosotan ini disebabkan masalah pasokan suku cadang akibat terhentinya penjualan suku cadang ke produsen mobil global seperti Audi, Honda, Jaguar, dan Porsche. Kemudian masalah ini menyebabkan runtuhnya penjualan mobil di Rusia. Rusia berharap metode ini akan menghidupkan kembali industri otomotif, yang telah menyusut dalam beberapa bulan terakhir, karena produksi suku cadang mobil dalam negeri meningkat.

sc:Wartawan Tribunnews Namira Yunya Listanti 

Leave a Reply

Your email address will not be published.